Sambut Tahun Baru Islam 1448 H, Takmir Masjid An Nasuha Kertosari Gelar Santunan Yatim dan Pengajian

KERTOSARI — Dalam rangka menyambut momentum pergantian tahun dalam kalender Islam, Takmir Masjid An Nasuha Kertosari sukses menggelar acara peringatan Tahun Baru Islam 1448 Hijriyah pada Rabu malam (24/06/2026).

Acara yang berlangsung khidmat mulai pukul 19.00 hingga 20.30 WIB ini mengusung dua agenda utama, yaitu Santunan Anak Yatim sebagai wujud kepedulian sosial, serta Pengajian Umum untuk mempertebal keimanan masyarakat.

Sinergi Tokoh Masyarakat dan Mahasiswa KKN

Peringatan ini dihadiri oleh berbagai elemen masyarakat yang memenuhi area masjid. Di barisan undangan kehormatan, tampak hadir Kepala Dusun dari tiga wilayah, yaitu Kandangan, Wonokoyo, dan Tegalrejo.

Selain itu, acara ini juga diikuti oleh:

  • Tokoh Masyarakat dan Tokoh Agama setempat.
  • Jamaah tetap Masjid An Nasuha.
  • Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) dari Universitas Negeri Malang (UM) yang saat ini sedang mengabdi di desa tersebut.

Momentum Pengingat dan Harapan Baru

Dalam sambutannya, H. Sartono, S.Pd., selaku perwakilan Takmir Masjid An Nasuha, menekankan pentingnya memaknai pergantian tahun hijriyah sebagai sarana refleksi diri dan memperkuat silaturahmi.

"Kegiatan ini penting sebagai pengingat kita bersama atas bergantinya Tahun Baru Hijriyah. Semoga kegiatan mulia ini bisa rutin kita laksanakan setiap tahunnya," ujar H. Sartono dalam sambutannya.

Kehadiran mahasiswa KKN dari UM Malang juga memberikan warna tersendiri dalam acara ini. Perwakilan mahasiswa, Wahyu, menyampaikan rasa syukur atas kehangatan sambutan warga dan kesempatan untuk berkontribusi langsung dalam kegiatan keagamaan desa.

"Kami ucapkan terima kasih atas waktu yang diberikan kepada kami untuk bisa membersamai masyarakat dalam kegiatan keagamaan ini," ungkap salah satu perwakilan mahasiswa KKN.

Tausiyah oleh Kiai Ismail

Acara inti kemudian ditutup dengan pengajian umum yang menghadirkan Kiai Ismail, Rais Syuriah MWC NU Kutorejo sebagai penceramah. Dalam tausiyahnya, Kiai Ismail mengajak seluruh jamaah yang hadir untuk berhijrah menuju pribadi yang lebih baik di tahun yang baru ini, serta konsisten menjaga kepedulian terhadap sesama, khususnya kepada anak-anak yatim.

Acara berjalan dengan tertib, lancar, dan penuh berkah, mencerminkan kuatnya rasa gotong royong dan religiusitas warga Kertosari.

Bagikan postingan
Chat Takmir
Takmir Support
Assalamualaikum, Ada yang bisa kami bantu ?