Sejarah Berdirinya Masjid Daruttaqwa Bunmas
Masjid
Daruttaqwa Bunmas didirikan atas dasar ketaqwaan masyarakat setempat dan telah
mencukupi syarat-syarat untuk mendirikan sebuah Masjid. Dengan mengadakan
musyawarah dan menentukan pembangunan, maka mulailah pembangunan Masjid di
Dusun Bunmas untuk pertama kali pada tahun 1960.
Pembangunan
Masjid tersebut berada di areal tanah wakaf seluas 588 m2 dengan
lokasi sbb:
a.
Sebelah timur : Saluran air
b.
Sebelah Selatan : Pegunungan
c.
Sebelah barat : Perumahan
penduduk
d. Sebelah Utara : Jalan raya.
Pembangunan
Masjid tesebut beruukuran 14 x 14 m2. Adapun nama-nama panitia pembangunan Masjid waktu itu adalah:
Ketua :
TGH. Muhammad Kurtubi
Sekretaris : Munady
Bendahara : Haji Usman
Pembantu I : Bapak Kuyan
Pembantu
II : Bapak Muhamad Zaki
Dengan
semangat dan perjuangan serta jiwa fastabiqul
khairat masyarakat Dusun Bunmas untuk memiliki Masjid, maka impian tersebut
dapat terpenuhi dengan berdirinya Masjid sebagai sarana ibadah bagi semua kaum
Muslimin dan muslimat. Dan Masjid tersebut oleh Masyarakat diberi nama “DARUTTAQWA”,
yang berarti Rumah Orang-Orang yang Bertaqwa.
Sejak
berdirinya Majid Daruttaqwa Bunmas, telah mengalami renovasi sebanyak 3 (tiga)
kali. Pada tahun 1981 terjadi perombakan total karena kondisi Masjid sudah
sangat rusak berat sehingga Masyarakat sepakat untuk merombak total walau
ukurannya tidak berubah. Pada tahun 1990,
direnovasi lagi dengan mempertinggi tembok bangunan dan mengganti genteng serta
sapu lantai. Dan yang terakhir mulai tahun 2009, karena ukuran Masjid menjadi
sangat kecil dengan tumbuhnya Masyarakat sehingga jika hari raya Idul Fitri
atau Idul Adha dirayakan di Masjid menjadi tidak menampung Masyarakat sehingga
dengan dana awal walaupun masih jauh dari kekurangan, Masyarakat Dusun Bunmas
sepakat untuk merombak total kembali bangunan Masjid dengan ukuran bangunan 19
x 19 m2 dan berlantai 2 (dua).