Setiap Langkah Kaki Ke Masjid Dinilai Sedekah
Pergi
ke masjid untuk shalat, menuntut ilmu,
menghadiri pengajian, dan memakmurkan masjid lainnya bernilai sedekah. Setiap
langkah menuju masjid bernilai kebaikan dan menghapuskan dosa.
Setiap
langkah kaki ke masjid dihitung sedekah. Dari Abu Hurairah r.a., Nabi Saw
bersabda,
وَكُلُّ
خَطْوَةٍ تَمْشِيهَا إِلَى الصَّلاَةِ صَدَقَةٌ
“Setiap
langkah berjalan untuk menunaikan shalat adalah sedekah.” (HR. Muslim)
Dari
Abu Hurairah r.a., Nabi Saw bersabda,
كُلُّ
خُطْوَةٍ يَخْطُوهَا إِلَى الصَّلاَةِ يُكْتَبُ لَهُ بِهَا حَسَنَةٌ وَيُمْحَى
عَنْهُ بِهَا سَيِّئَةٌ
“Setiap
langkah menuju tempat shalat akan dicatat sebagai kebaikan dan akan menghapus
kejelekan.” (HR. Ahmad)
Dari
Abu Hurairah r.a., Rasulullah Saw bersabda,
مَنْ
تَطَهَّرَ فِى بَيْتِهِ ثُمَّ مَشَى إِلَى بَيْتٍ مِنْ بُيُوتِ اللَّهِ لِيَقْضِىَ
فَرِيضَةً مِنْ فَرَائِضِ اللَّهِ كَانَتْ خَطْوَتَاهُ إِحْدَاهُمَا تَحُطُّ
خَطِيئَةً وَالأُخْرَى تَرْفَعُ دَرَجَةً
“Barangsiapa
bersuci di rumahnya lalu dia berjalan menuju salah satu dari rumah Allah (yaitu
masjid) untuk menunaikan kewajiban yang telah Allah wajibkan, maka salah satu
langkah kakinya akan menghapuskan dosa dan langkah kaki lainnya akan
meninggikan derajatnya.” (HR. Muslim)
Dari
Abu Hurairah r.a., Rasulullah Saw bersabda,
أَلَا
أَدُلُّكُمْ عَلَى مَا يَمْحُو اللهُ بِهِ الْخَطَايَا، وَيَرْفَعُ بِهِ
الدَّرَجَاتِ؟ قَالُوا: بَلَى يَا رَسُولَ اللهِ قَالَ: إِسْبَاغُ الْوُضُوءِ
عَلَى الْمَكَارِهِ، وَكَثْرَةُ الْخُطَا إِلَى الْمَسَاجِدِ، وَانْتِظَارُ
الصَّلَاةِ بَعْدَ الصَّلَاةِ، فَذَلِكُمُ الرِّبَاطُ
“Maukah
kalian aku tunjukkan kepada suatu amal yang dapat menghapus kesalahan (dosa)
dan meninggikan derajat?” Para sahabat menjawab, ”Ya, wahai Rasulullah.”
Rasulullah bersabda, ”(Yaitu) menyempurnakan wudhu dalam kondisi sulit,
banyaknya langkah menuju masjid, menunggu shalat setelah mendirikan shalat.
Itulah ar-ribath (kebaikan yang banyak).” (HR. Muslim)
Dari
Abu Musa r.a., Rasulullah Saw bersabda,
أَعْظَمُ
النَّاسِ أَجْرًا فِي الصَّلاَةِ أَبْعَدُهُمْ، فَأَبْعَدُهُمْ مَمْشًى وَالَّذِي
يَنْتَظِرُ الصَّلاَةَ حَتَّى يُصَلِّيَهَا مَعَ الإِمَامِ أَعْظَمُ أَجْرًا مِنَ
الَّذِي يُصَلِّي، ثُمَّ يَنَامُ
“Orang
yang paling banyak mendapatkan pahala dalam shalat adalah mereka yang paling
jauh (jarak rumahnya ke masjid), karena paling jauh jarak perjalanannya menuju
masjid. Dan orang yang menunggu shalat hingga dia melaksanakan shalat bersama
imam itu lebih besar pahalanya dari orang yang melaksanakan shalat kemudian
tidur.” (HR. Bukhari dan Muslim).
Semoga Allah SWT memberi kita kekuatan dan hidayah agar senantiasa pergi ke masjid untuk memakmurkan rumah Allah itu. Amin YRA.
DKM Masjid Nurur Rohmah