Amalan ringan muslim ke 2. Takziyah

Murajaah Kajian pekanan

Malam Jumat, 20.06.2024

Materi lanjutan 40 Amalan Ringan seorang muslim (Bab Ta’ziyah)

Ustadz Wakhid Mustofa

———————————————

Makna kalimat Istirja’

Semua yang kita terima adalah milik Allah.

Dan semua yang diambil Allah adalah milik Allah.


Dibalik setiap musibah ujian, Allah sisipkan hikmah didalamnya.

Hendaknya setiap muslim menjadikannya sebagai pengingat untuk lebih mendekat kepada Allah.


Didalam suatu musibah sebenarnya banyak sekali peluang peluang ibadah bernilai pahala besar yang sebaiknya bisa dilakukan.


Kesedihan dan kekecewaan berlebihan dalam menerima ujian cenderung membuat kita semakin lupa dan menjauh dari Allah.


Ajaran Islam menuntun umatnya untuk selalu menjaga Tauhid, dengan tuntunan dan aturan berupa syariat ajaran Rosulullah Salallaahu alaihi wassalam.


Saat ada kerabat/saudara ada yang meninggal dunia sebagai muslim sangat dianjurkan untuk melayat/*takziyah.*


Ustadz menjelaskan bbrp sabda Rosulullah, diantaranya makna secara garis besar yang al faqir ingat adalah:

_Bahwa orang yang melayat akan mendapat pahala, diberi pakaian kemuliaan saat di yaumil hisab. Dan akan dibangunkan rumah pujian (Baitul Hamdi) didalam surga untuknya._


Balasan2 pahala berupa hal kebaikan inti maknanya adalah mendapat surga.


Takziyah menurut istilah merupakan definisi gabungan 3 hal, yg dianjurkan dilakukan kepada orang yang ditinggal meninggal dunia kerabatnya. Yaitu :

1. Tasbir = membangun kesabaran, agar ikhlas dalam menerimanya.

2. ⁠Tasliyah = menghibur agar tidak berlarut dalam kesedihan.

3. ⁠Tasbid = mengokohkan, agar tegar keimanannya dan semangat lanjut jalani hidup.


Tingkatan takziyah ada 4 macam.

1. Cukup datang secara langsung dirumah duka

2. ⁠Tidak datang secara langsung namun memberikan pesan lewat ucapan yg sifatnya nasehat agar bersabar, menghibur, dan meneguhkan hati.

3. ⁠Datang secara langsung dan berinteraksi secara langsung kepada ahli waris yg ditinggal, agar bisa bersabar, terhibur, dan menguatkan hati.

4. ⁠Datang secara langsung dan memberikan bantuan untuk kebutuhan prosesi pemakaman.


Ustadz juga menekankan beberapa hal saat takziyah

- Meski sudah biasa dilakukan (budaya baik) hendaknya setelah pahami ilmunya kita tingkatkan dengan luruskan niat, bahwa takziyah bukan sekedar kelaziman kebiasaan dimasyarakat umumnya. Namun kita lakukan semata mata untuk menjalankan ajaran Islam, berupa perintah yg dicontohkan  oleh Rosulullah.

- Adab dalam memberikan nasehat kepada ahli waris hendaknya tidak terkesan menggurui.

Harus peka memperhatikan situasi, kondisi serta dengan siapa kita berbicara.

Sehingga peluang amal yang kita lakukan bisa diterima, dan tetap bernilai balasan ganjaran pahala dari Allah.


Sedikit sisipan tambahan diakhir paparan terkait pertanyaan dari jamaah, yaitu:

Saat melayat saudara kita yang muslim usahakan bisa mensholatkan dan mengantarkan hingga kepemakaman.


Sedikitnya 40 orang harus ada yang mensholatkan kerabat muslim yang meninggal dunia.


Hukum sholat jenazah adalah fardlu kifayah (wajib namun jika sudah ada yang melaksanakan boleh tidak dilakukan)


Pahala orang yang mensholatkan dan menghantar jenazah riwayat dalam sebuah hadits adalah sebesar 2 kali gunung uhud.


InsyaAllah dilanjut pada pertemuan pekan depan.

Semoga Allah mudahkan dan ringankan.


Wallahu a’lam bishowab

———————————————


Semoga jadi sarana murajaah bersama. Jadi jariyah ustadz pemateri.


Alfaqir susun harapannya bisa jadi Media diskusi dalam group untuk saling kuatkan istiqomah, ikhtiar bersama menggapai paham penguat yakin dalam jalankan syariat Islam sesuai Alquran dan Sunnah, terkait paparan bertahap yang telah disampaikan ustadz.


Mohon bantu lengkapi dan koreksi jika ada bagian yang kurang/terlewat merujuk penjelasan yang  telah ustadz paparkan.


Barokallahu fiikum.

Bagikan postingan
Chat Takmir
Takmir Support
Assalamualaikum, Ada yang bisa kami bantu ?